Bagikan:

 

JAKARTA - Lebaran merupakan momen untuk berkumpul bersama keluarga besar. Namun, momen kumpul keluarga kadang dapat membuat risih dan terganggu jika bertemu dengan anggota keluarga yang tidak sefrekuensi atau memiliki perbedaan saat berbincang atau saat melakukan aktivitas bersama.

Hal tersebut harus diatasi agar tidak melelahkan diri sendiri di momen spesial tersebut. Inilah beberapa cara untuk menghadapi anggota keluarga yang tidak sefrekuensi saat Lebaran, dikutip dari Psychology Today.

1. Ingat berbeda minat dengan orang lain tidak membuat Anda buruk

Jika Anda berbicara dengan anggota keluarga atau orang lain yang memiliki minat berbeda, itu merupakan hal biasa. Ingat bahwa berbeda minat dengan orang lain tidak membuat Anda sebagai sosok yang buruk.

Jadi sebaiknya, sampaikan alasan Anda menyukai sesuatu tanpa memaksa orang lain untuk memiliki pola pikir yang sama. Lebih baik jujur mengenai sesuatu yang Anda sukai agar tidak lelah untuk berbohong dan berusaha menyenangkan hati orang lain.

2. Kontrol emosi dengan baik

Berbincang dengan orang yang tidak sefrekuensi memang dapat meningkatkan emosi dalam diri. Oleh karena itu, belajarlah untuk mengontrol emosi Anda dengan baik agar tidak menyakiti perasaan sendiri maupun orang lain.

Beberapa cara untuk mengontrol emosi dengan baik adalah dengan diam menenangkan diri, mendengarkan musik, atau melakukan aktivitas sendiri yang Anda sukai.

3. Pilih komunikasi yang tepat dengan orang tersebut

Ketika Anda dihadapkan dengan anggota keluarga berbicara tentang hal atau mengajak Anda melakukan hal yang tidak disukai, tolaklah dengan cara yang baik. Pastikan Anda menyampaikan penolakan dengan santun.

Jangan sampai orang lain tersebut tersinggung atas penyampaian Anda yang terkesan jutek dan tidak sopan. Salah satu caranya Anda dapat mengatakan “Terima kasih untuk ajakannya, tapi saya maaf tidak bisa ikut karena ada rencana untuk kegiatan lain dan mengunjungi keluarga lainnya”.